World Engineering Day

Indonesia Jadi Tuan Rumah World Engineering Day 2026

Indonesia Jadi Tuan Rumah World Engineering Day 2026
Indonesia Jadi Tuan Rumah World Engineering Day 2026

JAKARTA - Indonesia akan menjadi tuan rumah perayaan World Engineering Day (WED) 2026, yang diselenggarakan oleh Persatuan Insinyur Indonesia (PII) pada 3-5 Maret 2026 di Jakarta.

 Acara ini merupakan bagian dari World Engineering Day for Sustainable Development, yang diperingati setiap 4 Maret dan pertama kali diresmikan melalui UNESCO General Conference pada 25 November 2019 atas usulan World Federation of Engineering Organizations (WFEO). 

Peringatan ini diikuti organisasi insinyur profesional dari seluruh dunia, termasuk institusi pendidikan dan organisasi non-pemerintah.

Ketua Umum PII, Ilham Akbar Habibie, menekankan bahwa WED 2026 menjadi ajang penting bagi insinyur Indonesia untuk belajar, bertukar pengalaman, dan berkontribusi pada kemajuan dunia keinsinyuran. 

“Kami mengundang semua untuk berpartisipasi dalam rangkaian acara yang akan berlangsung selama tiga hari, pameran, penghargaan dan seminar. Kami berharap seluruh peserta dapat belajar dan berkontribusi pada kemajuan keinsinyuran di Indonesia dan dunia,” katanya.

Sebelum ditunjuk sebagai tuan rumah, PII mengajukan proposal pada WFEO 2025 General Assembly di Shanghai, China. Proposal tersebut akhirnya disetujui, menegaskan posisi Indonesia sebagai host WED 2026.

Tokoh Internasional dan Agenda Utama Acara

Peringatan WED 2026 menghadirkan sejumlah tokoh internasional sebagai keynote speaker. Salah satunya adalah Prof. Geoffrey Hinton, penerima Nobel Prize 2024 di bidang Fisika, yang dikenal sebagai Godfather of AI dari University of Toronto, Kanada.

 Selain itu, berbagai insinyur dari negara anggota WFEO juga akan berbagi pandangan mereka terkait masa depan digitalisasi dan inovasi teknologi untuk kemajuan peradaban manusia.

Acara ini mencakup beberapa kegiatan strategis, seperti:

WFEO Council Meeting

Conference & Exhibitions, dengan fokus pada digitalisasi, smart cities, dan praktik keinsinyuran berkelanjutan

Hackathon, tempat mahasiswa teknik berkolaborasi mencari solusi untuk Sustainable Development Goals (SDGs)

Networking, kesempatan bagi insinyur Indonesia untuk memperluas koneksi global

Alasan Strategis Indonesia Menjadi Host WED

Menurut Ketua Steering Committee WED 2026, Dandung Sri Harninto, penunjukan PII sebagai tuan rumah merupakan bukti keberhasilan diplomasi bidang keinsinyuran Indonesia. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa kontribusi dan karya insinyur Indonesia diakui secara internasional. 

“Kepercayaan UNESCO-WFEO kepada PII sebagai host WED 2026 ini juga membuktikan bahwa PII dan insinyur Indonesia semakin dikenal dan diakui kontribusi serta leadershipnya tidak hanya di kawasan ASEAN dan Asia tapi juga bagian penting dari engineer dunia,” katanya.

Ketua Organizing Committee WED 2026, Priyatno Bambang Hernowo, menambahkan beberapa alasan strategis perayaan WED 2026 digelar di Indonesia:

Keselarasan agenda insinyur Indonesia dengan prioritas global, termasuk isu perubahan iklim, ketahanan pangan, transisi energi, dan inklusivitas pertumbuhan

Komitmen terhadap reindustrialisasi dan keberlanjutan, mencakup penerapan green and blue economy, smart city, digitalisasi, dan teknologi berkelanjutan

Peran sentral insinyur dalam pembangunan nasional, yang menjadi fondasi kemajuan teknologi dan inovasi di Tanah Air

Bambang menegaskan bahwa tema WED 2026 bertujuan meningkatkan kesadaran atas peran insinyur dalam menghadapi masalah global seperti perubahan iklim, kemiskinan, dan pemanfaatan sumber daya berkelanjutan. 

Acara ini juga mendorong keberagaman, inklusivitas, dan keterlibatan insinyur muda serta perempuan, sambil menampilkan inovasi serta proyek skala besar yang sesuai dengan standar ESG (Environmental, Social, Governance).

Sejarah dan Perkembangan World Engineering Day

Sejak pertama kali digelar pada 2020, World Engineering Day tidak memiliki lokasi tunggal seperti konferensi internasional biasa. Perayaan global ini diorganisir oleh UNESCO dan WFEO bersama mitra di seluruh dunia. 

Dari 2021 hingga 2025, format WED menggabungkan acara daring dan tuan rumah regional. Beberapa catatan sejarah perayaan WED:

2021: Dilakukan secara virtual dengan UNESCO Asia-Pasifik sebagai host

2022: Streaming global selama 24 jam lintas zona, serta acara on-site di Costa Rica

2023: WED dipusatkan di Madrid, Spanyol

2024: Format campuran global daring dan on-site di Portugal

2025: Diselenggarakan di markas besar UNESCO di Paris, Prancis

Dengan ditunjuknya Indonesia sebagai host WED 2026, Jakarta akan menjadi pusat perhatian internasional dalam bidang keinsinyuran, menegaskan kontribusi insinyur Indonesia dan kemampuan diplomasi teknis di kancah global.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index